Produk Andalan Indonesia yang mendapat UNESCO Award

Surabaya – UD Oesing Craft didirikan pada tahun 1999di Banyuwangi, Jawa Timur oleh Bapak Bambang Haryono. Kisah perjalanan hidup Bambang Haryono dimulai ketika beliau sejak kecil sudah menjadi anak yatim dan dibesarkan oleh ibu dengan kondisi sangat sederhana. Ibunya hanya pedagang kue basah, beliau mulai ingin membantu ibunya untuk mencari nafkah guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sejak dibangku SD hingga kuliah, beliau mulai usaha sendiri, termasuk menjual makanan dan minuman di kantin-kantin sekolah.

Saat kuliah, Bambang Haryono mulai memikirkan usaha untuk kemajuan Banyuwangi, kota asalnya. Mengamati banyaknya kayu di Banyuwangi, tahun 1999, beliau mulai membentuk usaha kerajinan dari kayu asam, akasia, dan mahoni.  Beliau melihat bahwa kayu asam memiliki keunikan yang dapat menjadi nilai tambah dalam hasil karyanya. Dan pilihannya tepat, di tahun 2013, Oesign craft mendapat award dari UNESCO, selain juga mendapatkan penghargaan Prabaskara Award dari Pemerintah Republik Indonesia.

Yang lebih mengagumkan, terlepas dari kesuksesannya, seorang Bambang Haryono tetap memegang teguh niat awalnya untuk memulai usaha ini, yaitu mengembangkan potensi Banyuwangi dan menjadikan hidupnya sebagai ibadah untuk memberikan harapan bagi orang lain, terutama mereka yang sempat putus harapan.  Pak Bambang menggandeng penghuni Lapas untuk dididik dan dipekerjakan untuk membuat kerajinan yang dikelolanya, dengan harapan agar selepas masa tahanan mereka, mereka mantap untuk mandiri dan menjadi lebih baik.

Saat ini, produk Oesing Craft fokus menyasar pasar ekspor, beberapa negara telah menjadi jujukan ekspor produk kerajinan tangan ini. Baru-baru ini Oesing Craft berhasil menjalin kontrak Kerjasama dengan perusahaan Korea sampai tahun 2021. Selain itu, Jepang dan Amerika pun juga pernah menjadi jujukan ekspor produk Oesing Craft.

Mengingat saat ini adalah masa pandemic virus corona (covid-19), jika banyak usaha yang hampir gulung tikar karena pandemic ini, justru Oesing Craft penjualannya semakin meningkat.  Menurutnya, selalu berfikir positif dan invovatif adalah kunci utama keberhasilan usahanya melewati pandemic ini.

Share :

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat Produk Lainnya

Scroll to Top